Wordseal
Indonesia
Mulai lewat web

Bagaimana cara kerja Wordseal?

Catatan Wordseal dimulai dalam tiga langkah: salah satu dari Anda berdua menulisnya, orang satunya mengonfirmasi dari ponselnya sendiri, dan kalau mau, seseorang yang Anda berdua kenal menjadi saksi. Setelah dikonfirmasi, catatan disegel; pembayaran ditandai dengan "Sudah saya bayar" dan "Sudah saya terima", dan kalau semuanya sudah dibayar, catatan ditutup.

  1. Tulis catatannyaSiapa, berapa atau apa (mata uang apa saja, atau emas), dan kapan.
  2. Kirim undanganBagikan tautan lewat WhatsApp atau kode singkatnya. Orang satunya mengonfirmasi dengan akunnya sendiri, bahkan dari browser.
  3. Pantau bersamaTandai pembayaran saat terjadi; Anda berdua melihat catatan dan riwayat yang sama.

Siapa yang memulai catatan?

Salah satu dari Anda berdua. Yang meminjam atau yang meminjamkan menulisnya, dan catatan mulai berjalan saat orang satunya mengonfirmasi.

Bagaimana kalau orang satunya tidak punya aplikasi?

Ia mengetuk tautan dan melihat catatan di browser. Ia mengonfirmasi dengan akunnya sendiri, jadi tidak perlu mengunduh apa pun.

Kapan segelnya muncul?

Segel emas muncul setelah orang satunya mengonfirmasi catatan dengan akunnya sendiri. Catatan yang masih menunggu tidak punya segel. Saksi yang bergabung adalah informasi terpisah.

Bagaimana pembayaran dicatat?

Yang meminjam menekan "Sudah saya bayar" untuk seluruh atau sebagian jumlah, lalu yang menerima menekan "Sudah saya terima". Kalau ternyata belum sampai, satu ketukan cukup untuk memberi tahu. Kalau semuanya sudah dibayar, catatan ditutup.

Bagaimana kalau salah menulis?

Kalau Anda berdua setuju, catatan dibatalkan. Kalau salah satu keberatan, ia menambahkan pesan dan menandai masalah pada catatan; tidak ada yang mengubahnya sendirian.

Apa yang terjadi saat catatan lewat jatuh tempo?

Catatan menampilkannya secara netral. Yang meminjamkan boleh memilih untuk mengingatkan para saksi; tidak ada yang dikirim otomatis.

Lain kali, bilang saja, "Dicatat ya."

Aplikasi iPhone dan Android segera hadir.